Uncategorized

Pemkab Solsel Resmikan Jalan Mercu-Talao

64
×

Pemkab Solsel Resmikan Jalan Mercu-Talao

Sebarkan artikel ini
Solsel
BUPATI Solsel, Khairunas didampingi Wabup dan pihak perusahaan menandatangani peresmian jalan Mercu-Talao di Lapangan Mercu Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Selasa (5/9).

SOLSEL, TIKALAK.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan (Solsel) meresmikan jalan Mercu-Talao sepanjang 12 kilometer. Jalan ini merupakan swakelola Pemkab Solsel bersama masyarakat dan berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan kelapa sawit di kawasan Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Pembangunan jalan Mercu-Talao Sangir Balai Janggo ini juga realisasi langsung dari program unggulan Pemkab Solsel Satu Kecamatan Satu Ekskavator.

Bupati Solsel, Khairunas menyampaikan terima kasihnya atas realisasi program Satu Kecamatan Satu Ekskavator tersebut, yang bekerja sama dengan berbagai perusahaan sebagai upaya untuk mengejar ketertinggalan di Solsel.

“Dengan program penghubung jalan antar kecamatan, nagari, dan jorong, melalui program ini dengan swakelola dan kolaborasi kami berhasil membangun jalan Mercu-Talao sepanjang 12 kilometer tanpa adanya kendala,” katanya saat Peresmian Jalan Mercu-Talao di Lapangan Mercu Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Selasa (5/9).

Pembangunan jalan Mercu-Talao tersebut menghabiskan dana sebesar Rp223.467.000, yang terdiri dari swakelola Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Pertanahan (PUTRP) Solsel sebesar Rp133.387.000; dari PTPN VI sebesar Rp50.720.000; dari PT. TKA sebesar Rp13.440.000; dari PT. KSI sebesar Rp17.080.000; dan dari PT. Incasi Raya sebesar Rp8.840.000.

Dalam pelaksanaannya sendiri, pembangunan jalan Mercu-Talao menghabiskan waktu 24 hari pengerjaan, yang dikerjakan langsung oleh Dinas PUTRP Solsel dengan perusahaan-perusahaan tersebut serta gotong royong masyarakat setempat.

“Tentu ini tidak bisa kita lakukan kalau tidak bersama-sama. Kerja sama dan kolaborasi kita dengan lintas sektor seperti perusahaan besar ini menjadi langkah awal, karena akan masih ada kebutuhan masyarakat lain yang kami harapkan dari kerja sama ini nantinya,” kata Bupati Solsel tersebut.

Kepala Dinas PUTRP Solsel, Indra Zuardi juga mengatakan, kolaborasi dari swakelola ini akhirnya dapat menuntaskan pembangunan jalan Mercu-Talao sebagai akses penghubung bagi masyarakat Sangir Balai Janggo khususnya dan Solsel umumnya. “Melalui swakelola dan kolaborasi realisasi program Satu Kecamatan Satu Ekskavator dapat kita realisasikan di Sangir Balai Janggo bersama dukungan penuh masyarakat,” katanya.

Pembangunan jalan Mercu-Talao juga didasari atas kebutuhan dan kesesuaian dalam prosedur yang diajukan oleh Sangir Balai Janggo sendiri. Dalam proseduralnya, program Satu Kecamatan Satu Ekskavator menjadi program penghubung jalan antar kecamatan, nagari, dan jorong. Adapun dasar pengajuan jalan yang dapat direalisasikan adalah jalan antar jorong minimal jarak sepanjang 6 kilometer, nagari sepanjang 9 kilometer, dan kecamatan sepanjang 11 kilometer. (vand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *