Uncategorized

Rencana Pembentukan Kampung Wakaf dan Kampung Zakat di Padang Panjang Oleh Kantor Kemenag

19
×

Rencana Pembentukan Kampung Wakaf dan Kampung Zakat di Padang Panjang Oleh Kantor Kemenag

Sebarkan artikel ini

Padang Panjang, Tikalak.com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Padang Panjang rencanakan akan membentuk Kampung Wakaf dan Kampung Zakat di Padang Panjang. Program ini adalah turunan program yang dicetuskan dari pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag, Drs. H. Alizar, M.Ag Datuak Sindo Nan Tongga saat beraudiensi dengan Wakil Wali Kota, Drs. Asrul, Kamis (13/10) di Balai Kota. Dalam audensi itu selain Alizar turut hadir Ketua Badan Wakaf Indonesia Padang Panjang, Jupagni, S.Ag beserta pengurus lainnya.

Selanjutnya dijelaskan Aluzar, “Kampung Wakaf dan Kampung Zakat ini merupakan program dari Pemerintah Pusat. Dimana setiap Pemerintah Daerah menetapkan adanya Kampung Wakaf dan Kampung Zakat sebagai rangkaian upaya pemerintah pusat dalam mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian menanggapi itu, Wawako Asrul menyebutkan, untuk menetapkan Kampung Wakaf dan Kampung Zakat ini, Pemko akan mencari kelurahan mana yang mengarah dan mendekati dengan kriteria yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat untuk diusulkan nantinya.

“Namun diterima atau tidaknya, kita serahkan kepada yang berwenang dalam hal ini,” ujar Asrul.

Pada dasarnya Kampung Wakaf lebih mengarah kepada infrastruktur. Pemerintah berupaya untuk lebih meningkatkan peranan masyarakat dalam program ini. Namun untuk Kampung Zakat, mengarah kepada personel yang ada di kampung tersebut.

Selain itu Alizar juga menyampaikan kriteria untuk menetapkan ini, tentu berbeda di Kota Padang Panjang dengan kabupaten/kota lain. Diantaranya tingkat kesehatannya menengah ke bawah. Sementara di Padang Panjang dan Kota Sehat serta angka kemiskinannya rendah.

Berhubung karena ini merupakan titipan dari Pemerintah Pusat, kata Alizar, di Kota Padang Panjang harus ada ditetapkan Kampung Wakaf dan Zakat ini.

Mengakhiri pembicaraannya Alizar mengatakan, “Kita rencananya akan melakukan studi tiru ke Kampung Wakaf yang ada di Sleman yang cukup populer dan sudah berhasil. Kampungnya indah, masyarakatnya sangat berbudi mulia, keamanan terjaga dan tingkat solidaritasnya lumayan tinggi. Semoga Padang Panjang juga bisa seperti itu ke depannya,” ujarnya. (HA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *