Uncategorized

Festival Danau Singkarak Bertema “Pesona Sumpu” Resmi Dibuka Wabup Richi Apian

33
×

Festival Danau Singkarak Bertema “Pesona Sumpu” Resmi Dibuka Wabup Richi Apian

Sebarkan artikel ini

Tanah Datar, Tikalak.com – Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian membuka secara resmi Festival Danau Singkarak dengan tema “Pesona Sumpu” dari tanggal 12-13 November 2022 yang dipusatkan di halaman Rumah Gadang Kampung Minang, jorong Nagari, nagari Sumpur kecamatan Batipuh Selatan.

Photo: Wabup Richi Aprian buka secara resmi Festival Danau Singkarak dengan tema “Pesona Sumpu” dihalaman Rumah Gadang Kampung Minang, Nagari Sumpur Kwcamatan Batipuh Selatan.

Dengan mengingat banyaknya potensi yang dimiliki Nagari Sumpur yang sangat menunjang pariwisata Sumatera Barat secara umum. Maka untuk memperkenalkan potensi tersebut diadakan Festival Danau Singkarak dengan tema “Pesona Sumpu” dari tanggal 12-13 November 2022.

Sementara itu Wabup Richi Aprian dalam sambutannya mengatakan bangga dengan keindahan dan pesona danau Singkarak khususnya nagari Sumpur. “Semua ini perlu terus kita jaga dan lestarikan keindahan alamnya, serta kita akan jadikan event ini menjadi agenda rutin tahunan sebagai salah satu destinasi pariwista Tanah Datar,” ujarnya.

Selain itu Wabup Richi juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah ikut mengelenggarakan kegiatan ini dalam mendukung destinasi pariwisata di kabupataen Tanah Datar. “Alhamdulillah berkat kerjasama semua pihak khususnya Pokdarwis, sehingga telah menjadikan nagari Sumpur Kampung Minang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) pada tahun 2021 dan telah dinobatkan oleh gubernur sebagai Desa Agrowisata tahun 2022,” katanya.

Disamping itu tambah Richi, Sumpur juga kaya dengan kelezatan kulinernya seperti Bilih, Pangek Sumpu, Singgang, Rendang serta buah Sawonya yang manis. “Semua itu harus bisa kita jaga dan kita promosikan sebagai daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Tanah Datar khususnya ke nagari Sumpur,” ujarnya lagi.

Kemudian Richi juga berharap dengan diadakannya Festival Danau Singkarak 2022 ini dapat mempererat silaturahmi, melestarikan seni budaya, mempromosikan potensi wisata budaya, kuliner dan alamnya serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Nagari Sumpur di masa datang. Yang mana nantinya berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat, terutama untuk masyarakat Nagari Sumpur.

Diungkapkan Richi, “Insya Allah dalam waktu dekat ini akan diadakan kegiatan islamic tourizone yang akan diawali dari Kampung Minang Nagari Sumpur ini, ungkapnya.

Sebelumnya Wali Nagari Sumpur Ade Hendriko, telah menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang sudah diawali dari tahun 2017 lalu yang didukung dengan anggaran dari pemerintah daerah, DPRD, perantau dan masyarakat, ujarnya.

“Kegiatan ini dalam rangka melestarikan tradisi masyarakat diisi dengan berbagai kegiatan lomba di antaranya lomba seni dan budaya anak nagari, pacu biduak tiri, manjalo di ate biduak, lomba fotografi, kuliner dan penampilan basilek dalam aia, dan tahun ini di tambah lomba tahfiz, dimeriahkan dengan arak-arakan Bundo Kanduang Nagari Sumpur yang menjunjung talam,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah yang juga hadir pada event tersebut, juga menyampaikan kegiatan yang diadakan nagari Sumpur ini merupakan daya tarik pariwisata yang berdasarkan kearifan lokal.

Mahyeldi juga mengungkapkan, “Saya mendukung kegiatan ini dijadikan agenda rutin tahunan sebagai salah satu tujuan wisata yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat atas kunjungan wisatawan ke Tanah Datar khususnya nagari Sumpur,” ungkap orang nomor satu di Sumatera Barat itu.

Selain itu, kata Mahyeldi dengan keramaian tersebut tentu akan membawa berkah bagi UMKM yang ada, apalagi di Tanah Datar memiliki program unggulan Satu Nagari Satu Event. Itu sangat Saya apresiasi, karena itu akan menggerakkan kearifan lokal di suatu nagari yang memiliki keunikan tersendiri adat salingka nagari, mudah-mudahan kegiatan ini membawah berkah kepada kita semua,” ungkapnya.

Kemudian Mahyeldi juga tegaskan, untuk kesuksesan kepariwisataan juga ditentukan dengan publikasi yang dikemas dengan baik, keramah tamahan, pelayanan dan kebersihan.(HA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *