Uncategorized

Sekdako Sonny Minta Pihak Terkait Tetap Fokus Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran

36
×

Sekdako Sonny Minta Pihak Terkait Tetap Fokus Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
sonny
Padang Panjang, Tikalak.com – Dalam menjaga situasi kondisi pengendalian inflasi sampai puncak H-1 Lebaran nanti, Sekdako Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si meminta stakeholder terkait agar tetap fokus.

“Mudah-mudahan semuanya dapat kita kendalikan secara baik. Seminggu belakangan ini luar bisa aktivitas kita terkait pengendalian inflasi”, ujar Sonny.

Sekdako Sonny sedang memimpin Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang diikuti beberapa instansi terkait, Senin (17/4) di Ruang VIP Balai Kota.

Kemudian disebutkan Sonny, banyak langkah yang sudah dilakukan baik dari OPD maupun organisasi kemasyarakatan, yang juga banyak secara mandiri menyalurkan berbagai paket bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ada penyaluran sembako, penyaluran beras Bapanas, TTIC, bazar pasar murah dan lainnya, yang sedikit banyak membantu pengendalian inflasi,” paparnya.

Adapun hal ini ditekankanya seusai mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang diikuti beberapa instansi terkait, Senin (17/4) di Ruang VIP Balai Kota.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam rakor tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta semua pihak harus tetap mewaspadai kenaikan harga jelang Lebaran. Kendati tingkat inflasi secara nasional saat ini berada diangka 4,97. Kondisi tersebut relatif aman dan terkendali.

Sementara itu, Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si menyebutkan, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Padang Panjang untuk minggu kedua April ini adalah -3,16 atau turun signifikan. “Komoditi penyumbang penurunan harga tersebut adalah cabai merah, beras dan bawang merah,” ungkapnya.

Putra menjelaskan, pada minggu kedua itu, dari 51 komoditas pangan yang menjadi sasaran pemantauan, hanya 10 komoditas yang mengalami fluktuasi. Dengan rincian tiga komoditas mengalami penurunan harga dan tujuh komoditas yang mengalami kenaikan harga.

Kemudian disebutkan Putra “Walaupun komoditi yang mengalami kenaikan harga lebih banyak, namun kenaikan tersebut tidak signifikan atau hanya kenaikan tipis saja. Kesimpulan umumnya adalah bahwa pada minggu ketiga Ramadhan ini perkembangan harga pangan di Kota Padang Panjang relatif stabil dan terkendali. Pasokan pun relatif cukup,” jelasnya.

Selanjutnya diungkapkannya, harga beras sudah normal dan stabil, setelah sempat naik tipis di awal April.

Dia juga menuturkan “Untuk harga komoditi tepung dan gula yang biasanya cenderung mengalami kenaikan di bulan Ramadhan, sampai minggu I April masih stabil di pasar Padang Panjang dan barang tersedia cukup. Demikian juga dengan harga daging segar,” tuturnya.

Sedangkan harga cabai merah, tambahnya lagi, yang minggu lalu sempat naik tipis, minggu ke-2 April ini kembali turun tipis Rp625 dari minggu sebelumnya, menjadi Rp30.000.

Kemudian dituturkannya, “Sementara harga bawang merah kembali mengalami kenaikan tipis Rp500 menjadi Rp28.500. Barang juga tersedia melimpah di pasar,” tambahnya. (R.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *