PENDIDIKAN

Low Profil Deta Mahendra, S.Pd. MM Dengan Kedisiplinannya

91
×

Low Profil Deta Mahendra, S.Pd. MM Dengan Kedisiplinannya

Sebarkan artikel ini

Padang, Tikalak.com – Kepala Sekolah SMKN 8 Padang Deta Mahendra, S.Pd, MM dengan style low profilnya namun memiliki kedisiplinan yang tinggi dalam menerapkan aturan baik terhadap jajaran stafnya maupun siswa-siswa yang sedang menuntut ilmu di SMKN 8 yang dibawahinya.

Sikap tegas dan berwibawa namun bersahaja ini terlihat jelas pada figur orang nomor satu di SMKN 8 Padang ini yang berlokasi di Kelurahan Cengkeh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Sosok orang nomor satu itu tak lain adalah Deta Mahendra, S.Pd, MM yang memang sudah teruji kredibilitas kepemimpinannya.

Semenjak dibawah kepemimpinannya SMKN 8 Padang terus mengalami kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan baik akademik maupun non akademik, serta terus berbenah baik itu sarana dan pra sarana sehingga kenyamanan untuk proses pembelajaran berjalan efektif dan efisien, bahkan sekolah ini sekarang akan dipromosikan sebagai Sekolah Pusat Keunggulan.

Gapura Utama Gedung SMKN 8 Padang

Sebagai seorang Kepala Sekolah, amanah dan pengabdian dirinya untuk dunia pendidikan dijalaninya dengan penuh rasa tanggung jawab dan beliau terus bersinergi dan menjaga hubungan komunikasi yang baik dengan para staf dan tenaga pengajar, orang tua wali murid serta LSM maupun insan media. Selain menjabat sebagai kepala sekolah beliau juga diamanahkan untuk menjabat sebagai Ketua MKKS SMK Kota Padang.

Sewaktu ditemui media Tikalak.com diruang kerjanya Deta panggilan akrab beliau menyampaikan, “Saya sangat berterima kasih pada awak media yang mau datang guna bersilaturahmi ke sekolah kami ini untuk menjalankan tugas sebagai sosial kontrolnya dan kalaupun ada kegiatan yang ada di sekolah kami saya akan selalu terbuka dan transparan, silahkan kalau mau di publikasikan,” ujarnya.

Kemudian disebutnya, terhitung sejak sepekan belakangan ini persoalan tawuran pelajar di Kota Padang kembali menghangat dan menjadi tranding topik berita yang menghebohkan. Bahkan hal itu menjadi sorotan secara nasional, karena video tentang tawuran antar pelajar itu viral di media sosial.

Barang bukti knalpot racing yang berhasil diamankan dari siswa pengguna sepeda motor, selanjutnya siswa diarahkan harus mengganti dengan knalpot standar.

Menyikapi hal tersebut, selaku kepala sekolah Deta Mahendra sudah melakukan antisipasinya dengan menerapkan kedisiplinan yang tinggi kepada para siswanya dengan cara melakukan razia rutin ke setiap kelas, dimana siswa tidak dibolehkan membawa handphone dilingkungan sekolah dan bagi siswa yang menggunakan sepeda motor harus menggunakan knalpot standar, seandainya masih kedapatan siswa yang melanggar akan dikenakan sanksi mulai dengan menskor siswa tersebut hingga pemanggilan orang tua yang bersangkutan, ujarnya mwngakhiri pertemuan. (HA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *