Uncategorized

SMKN 2 Padang Panjang Gelar Pelatihan Pra Kerja Guna Antisipasi Lulusannya Tidak Nganggur

65
×

SMKN 2 Padang Panjang Gelar Pelatihan Pra Kerja Guna Antisipasi Lulusannya Tidak Nganggur

Sebarkan artikel ini
Padang Panjang, Tikalak.com – SMK Negeri 2 Padang Panjang melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) menggelar Pelatihan Pra Kerja bagi siswa kelas X, XI dan XII di Aula sekolah itu, Selasa (30/5). Pelatihan itu dilaksanakan guna mencegah agar lulusannya tidak menganggur nantinya.

Sementara pelatihan tersebut diikuti sebanyak 100 siswa-siswi yang dibuka Koordintor Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Syamsul Anwar.

Dalam kegiatan itu turut hadir Kabid Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Mardi Suntami, S.E, Ketua BKK, Dipa Adi Martius, S.Pd, M.Pdt.

Sementara sebagai narasumber dari Human Resource Head PT. Advantage SCM Jakarta, Virda Listiasni dan BKK SMK Negeri 1 Sawahlunto.

Dalam kesempatan itu Syamsul Anwar menyampaikan, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter peserta didik yang dapat berkembang menjadi budaya agar nantinya dapat diterima dan diterapkan saat bekerja di dunia industri.

Kemudian ujar Syamsul, “Pelatihan ini bisa membantu para peserta didik untuk mengenal dan meningkatkan kemampuan dalam dunia kerja. Sehingga tidak canggung lagi usai lulus dari sekolah,” katanya.

Sementara Mardi Suntami menyampaikan, kegiatan ini penting dilaksanakan bagi siswa. Karena setelah lulus, mereka sudah ada bekal untuk memasuki dunia kerja.

Mardi menyebutkan, “Ini bisa meningkatkan kualitas diri baik hard skill maupun soft skill. Ditambah lagi ada perusahaan yang hadir di sini, jika kita memiliki skill tentu tidak tertutup kemungkinan diambil untuk bekerja,” katanya.

Kemudian selain itu diharapkan pelatihan ini bisa menjadi sebuah peluang bagi siswa-siswi untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan skill yang dimiliki.

Sedangkan Kepala SMKN 2 Nasrial, S.Pd mengharapkan para siswanya bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga ke depan mereka sudah memiliki bekal untuk masuk dunia kerja.

Diungkapkan Nasrial, “Kita harapkan dengan pelatihan ini peserta didik lulus dari sekolah bisa langsung mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kemampuan mereka,” harapnya.(R.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *