Uncategorized

Ikuti PENAS 2023 di Sumbar, Wabup Teluk Bintuni Lepas 100 Kotingen Menuju Padang

51
×

Ikuti PENAS 2023 di Sumbar, Wabup Teluk Bintuni Lepas 100 Kotingen Menuju Padang

Sebarkan artikel ini

Bintuni, Tikalak.com – Kegiatan Pekan Nasional (PENAS) tahun 2023 kali ini diselenggarakan di kota Padang Sumatera Barat, perwakilan kontingen dari pemerintah kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 100 orang yang siap berangkat ke lokasi kegiatan di kota Minangkabau ini bukan hanya para penyuluh dan pendamping saja namun juga para petani dan nelayan yang ada di Teluk Bintuni juga ikut serta ke tempat kegiatan tersebut diselenggarakan.

Sementara itu Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) merupakan ajang pertemuan para petani dan nelayan dan sebagai wahana bagi para petani nelayan seluruh Indonesia.

Sedangkan agendanya meliputi konsolidasi antar petani dan nelayan, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, hingga membahas potensi perikanan dan kehutanan yang dari tiap daerah se-Indonesia.

Disamping itu Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan merupakan forum pertemuan petani nelayan dan petani hutan sebagai wadah kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi, pengalaman serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerjasama antara para petani nelayan dan petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah sehingga dapat membangkitkan semangat, tanggungjawab serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan.

Dalam kesempatan itu Ketua kontingen Penas kabupaten Teluk Bintuni provinsi Papua Barat mengatakan “Penas ini adalah ajang dimana terjadinya tukar menukar informasi terkait pertanian dan perikanan, nah kita berharap agar nantinya petani atau nelayan kita di Teluk Bintuni agar bisa mengadopsi ilmu-ilmu dan cara-cara mereka mengelola pertanian dan perikanan dari sistim luar yakni peserta PENAS dari daerah lain di seluruh Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut, dan tentunya kita sudah sangat paham betul bahwa mereka petani dan nelayan dari daerah lain ini sudah pasti memiliki cara dan inovasi yang lebih canggih sehingga bisa teman-teman dari Bintuni mengadopsi ilmu mereka”, ujarnya

Kemudian sebutnya lagi, “Juga nantinya petani – petani kita yang akan ikut kesana beserta petugas lapangan akan bertukar informasi yang valid mengenai cara pertanian dan perikanan yang baik dengan menggunakan sistim tekhnologi yang canggih ”

Selanjutnya disampaikannya, “sebagai program dari kementerian pusat dan kesepakatan dari teman-teman dari Papua Barat Bintuni bahwa teman-teman petani dan nelayan juga petugas PPL akan di titipkan di rumah-rumah petani sehingga akan terus mengawal aktifitas petani tersebut maupun nelayan tersebut sehingga mendapatkan ilmu dan praktek langsung di lapangan,” ungkap N. Rumayaomi.

Sementara itu mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Teluk Bintuni ini juga menambahkan bahwa “dari total keseluruhan untuk kontingan perwakilan kabupaten Teluk Bintuni kami berjumlah kurang lebih 100 orang peserta yang terdiri dari petani, nelayan dan petugas penyuluh, untuk perwakilan dari provinsi Papua Barat mereka tahun ini tidak mengikuti kegiatan namun mendelegasikan ke kami di kabupaten Teluk Bintuni untuk mewakili dari stand Provinsi Papua Barat, jadi nanti ada dua stand di sana yakni dari kabupaten Teluk Bintuni dan provinsi Papua Barat, tutup Rumayomi (Halima Alkatiri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *