Uncategorized

Gegara Ribut Dengan Bawahan, Kadis Pariwisata Viral di Media Sosial

49
×

Gegara Ribut Dengan Bawahan, Kadis Pariwisata Viral di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
bawahan
Arosuka, Tikalak.com. – Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan keributan disalah satu Kantor Dinas Kabupaten Solok viral di media sosial. Dalam narasi yang tertulis dalam video viral itu menuliskan Pejabat Pemkab Solok “Basiarak” dengan bawahan.

Sementara dalam tayangan video CCTV berdurasi 2 menit 15 detik itu juga tertulis hari kejadian terekam pada Kamis (4/5/2023) pagi.

Kemudian baru diketahui, keributan terjadi antara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadis Parbud) Kabupaten Solok Armen, dengan seorang pegawai perempuan bawahannya bernama Dina Mariana yang juga mantan bendahara di dinas tersebut.

Insiden Kadis Pariwisata dan Budaya Kabupaten Solok terlibat keributan dengan bawahannya terekam kamera CCTV.

Terdengar suara Dina seperti menangis mengatakan, “Dari kapatang (kemaren), sudah tiga hari surat ini. Elok-elok Dina mangecek tadi pak (Baik-baik Dina berbicara tadi pak)”, katanya, seperti disimak Tikalak.com, Sabtu (6/5/2023).

Selanjutnya pernyataan pegawai perempuan tersebut terdengar dibalas Armen dengan nada tinggi.

“Hei, aku kamu atur. Aku bawahanmu atau atasanmu? Apa hakmu mengatur saya?”, sahut Armen dengan nada emosi.

“Kau mengatur saya!?”, ujar Armen lagi.

Kemudian Dina mengatakan lagi, “Elok-elok Dina mangecek pak. Tapi bapak yang mulai duluan. Mentang-mentang Kadis Bapak”, jawabnya.

Namun sebelum beranjak pergi, Armen terlihat menimpali ucapan pegawai perempuan tersebut.

“Hei, mulutmu jaga. Aku atasanmu apa bawahanmu!?”, kata Armen emosi.

Kemudian tak berapa lama terdengar suara dentuman dari benda yang dipukul.

Sementara terkait viralnya video rekaman CCTV itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Medison membenarkan insiden keributan tersebut. Dia menyebut keributan itu merupakan persoalan internal. Namun dikatakannya dirinya menyesalkan kejadian tersebut.

Selanjutnya terkait masalah itu, pihaknya akan melakukan klarifikasi ke Kepala Dinas Pariwisata melalui Asisten I.

Selain itu Medison juga menyayangkan bagaimana rekaman CCTV tersebut sampai beredar di media sosial.

Kemudian disebutkannya, “Tentu kejadian ini kita sesalkan. Juga sangat disayangkan kenapa rekamannya bisa beredar keluar”, ujarnya.(R.A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *